Yuk, Bikin Anggaran Belanja!


Anggaran belanja harus dibuat sejak awal agar bisa memastikan keadaan pemasukan dan pengeluaran terjaga dengan baik. Berikut tips untuk mengatur anggaran bulanan, mingguan, dan harian Anda.

Anggaran Bulanan

Menurut Fauziah Arsiyanti SE, MM, Dipl. FP, anggaran belanja idealnya dibuat mulai dari anggaran bulanan. Hitung berapa pendapatan per bulan. Setelah itu, bagi pendapatan tadi ke berbagai pos untuk membayar tagihan tetap bulanan, sisakan pula untuk menabung. Tak masalah jika sisa yang bisa ditabung hanya sedikit, yang penting konsisten dan disiplin.

Lebih baik rajin menabung selagi masih muda. Dan sebaiknya, mulailah menabung di awal bulan, bukan di akhir bulan. Jika punya pendapatan Rp 8 juta per bulan, idealnya jumlah tabungannya sebesar 3 kali dari Rp 8 juta, sebagai dana cadangan untuk kondisi darurat.

Jika sudah punya satu anak, jumlah tabungan idealnya 4 kali dari Rp 8 juta, bila punya 2 anak, idealnya 5 kali dari Rp 8 juta, dan seterusnya. Uang itu nantinya bisa digunakan bila tiba-tiba jatuh sakit, keluar dari pekerjaan, atau terkena PHK. Uang itu setidaknya bisa membuat Anda bertahan hingga 3 bulan.

Dapat dibayangkan, betapa bahayanya bila Anda sama sekali tiak punya tabungan satu rupiah pun. Bila demikian, mau tak mau Anda terpaksa harus berhutang. "Anutlah pepatah, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian," saran Zizi, panggilan akrab Fauziah.

Anggaran Mingguan
Membuat anggaran mingguan bisa dnegan cara seperti ini: bila punya pendapatan Rp 8 juta, bagi menjadi 4 bagian (masing-masing rp 2 juta), untuk minggu pertama, kedua, ketiga, dan keempat. masukkan uang tadi ke dalam 4 amplop.

Jika sudah bisa melakukan ini, anda dapat melihat kekurangan dan kelebihan uang yang dipergunakan. Jalani setiap minggu dengan uang tadi. Bila habis Rp 2 juta dalam seminggu, ya tidak apa-apa. Bila ternyata bisa bersisa, ya Anda harus bersyukur lalu sishkan untuk minggu berikutnya. Namun, bila seandainya kurang, terpaksa Anda mengambil dari amplop lainnya.

Anggaran Harian
Yang dimaksud dengan anggaran harian adalah mengumpulkan bon-bon pembelian dan mencatat pengeluaran yang dilakukan sepanjang hari itu. Zizi bahkan menjalani hal ini, dan bahkan masih menyimpan bon-bon pembelian sejak ia menikah sampai punya satu anak.

Mengapa bon-bon pembelian harus dikumpulkan? Ternyata untuk mengetahui ke mana saja uang dibelanjakan dan apa yang paling besar dibelanjakan. Kebutuhan harian lainnya, dapat digunakan untuk kebutuhan dapur, uang saku anak, pulsa HP, tagihan internet, dan lainnya.

Dengan mencatat semua pengeluaran secara rutin setiap hari, Anda akan selalu mengetahui berapa biaya yang sebaiknya harus dikeluarkan setiap hari. Hal ini akan bisa membantu mengubah perilaku belanja Anda agar tidak berlebihan. Selamat mencoba!

Related Posts by Categories



0 Response to "Yuk, Bikin Anggaran Belanja!"

Post a Comment

Powered by Blogger